PANDANGAN ANGGOTA ORMAS ISLAM DI WILAYAH MALUKU TERHADAP IMUNISASI/VAKSINASI MENINGITIS SERTA KAJIANNYA SECARA BIOLOGI

Nirmala Fitria Firdaushi, Titin Hartina Latoof

Abstract


Berdasarkan hasil wawancara dengan informan dari lima ormas Islam di Maluku didapatkan bahwa 36% dari mereka menyatakan bahwa vaksinasi meningitis bagi calon jemaah haji/umroh merupakan langkah yang sangat tepat dan patut didukung oleh semua pihak, karena dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi kesehatan jemaah saat beribadah di tanah suci dan mencegah penularan penyakit tersebut kepada keluarga saat mereka pulang ke tanah air dan 64% sisanya tidak memberikan tanggapan. Tidak ada larangan khusus untuk hal ini akan tetapi disesuaikan dengan pemahaman masing-masing anggota. Terdapat enam masalah yang kemudian dikaji secara biologi yakni: 1) Vaksin bukanlah obat tetapi merupakan sediaan biologis yang diproduksi dari organisme hidup (virus/bakteri) yang dapat merangsang imunitas, 2) vaksin diberikan untuk menghasilkan antibodi yang berguna untuk melumpuhkan penyakit saat masuk kedalam tubuh, 3) perlindungan yang diberikan vaksin sekitar 80-90% akan tetapi lebih baik daripada tidak diberikan samasekali, 4) bahan pengawet pada vaksin berguna untuk menghindari kontaminasi bakteri/fungi (ex. Thimerosal), 5) material turunan hewan dalam vaksin (serum, tripsin, asam amino, albumin, gelatin dll) di dapatkan dari sapi, babi dan kera, (6) Semua vaksin mengandung komponen aktif (antigen) yang berfungsi untuk membentuk respon imun.

Kata Kunci: Imunisasi, Vaksinasi Meningitis, Kajian Secara Biologi

References


Bahraen Raehanul. 2011. Pro Kontra Hukum Imunisasi dan Vaksinasi. https://muslim.or.id/7073-pro-kontra-hukum-imunisasi-dan-vaksinasi.html

Baratawidjaja, K. Tanpa Tahun. Penggunaan Herbal Medisin Untuk Imunostimulan dan Kemopreventif. FKUI Jakarta

Bruno G. 2005. Literature Education Series On Dietary Supplements. Colostrum. Huntigton College of Helth Sciences.

CDC. Tanpa tahun. Principles of vaccination. http://www.cdc.gov>downloads>prinvac

Djauzi S, Rambe DS. 2013. Imunisasi: Sejarah dan Masa Depan. CDK-205/vol. 40 6, th. 2013

Fitriani L, Marwayana ON. 2015. Potensi Propolis Sebagai Imunomodulator Pada Tikus (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Galur Wistar yang diinuksi penilisin-G. Vol 3, No. 2, Desember 2015, hal 124-131.

Grabenstein J.D. 2013. What the world’s religions teach, applied to vaccines and ammune globulin. Elsevier. Vaccine 31 (2013)2011-2023

Immunization Advisory Centre. 2014. Concern Vaccine Ingredients. University of Aucland.

Israr Y. 2008. Meningitis. Fakultas Pharmacy Universitas Riau. Riau

James G. Floyd. TT. Vaccinations for the Swine Herd. Alabamaa & Mandauburn Universities. USA.

Mavituna AM. 2005. Production of recombinant human serum albumin in transgenic plants and plant cells. Dissertation

Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Tentang Pemberian Sertifikat Vaksinasi Internasional. KeMenKeS. Jakarta.

Probandari AN, Handayani S, Laksono NJ. 2013. Modul Field. Ketrampilan Imunisasi. Fak. Kedokteran Universitas 11 Maret. Surakarta.

Radji Maksum. 2009. Vaksin DNA: Vaksin Generasi ke Empat. Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. VI, No. 1, April 2009, 28 - 37

Rahmatiah. 2015. Pengaruh Vaksinasi Terhadap Kekebalan Tubuh Bayi. E-Buletin LPMP Sulsel. ISSN 2355‐3189. 06 April 2015.

Schenerman MA et al. 2003. Characteriation of Alternatives Animal Derived Raw Material. Journal Bio Process International

Souvriyanti E, Rezeky S, dan Hadinegoro. 2004. Hubungan vaksin Measles, Mumps, Rubella (MMR) dengan Kejadian Autisme. Jurnal Sari Pediatri, Vol. 6, No. 1.

Sulistiyowati E. 2010. Obat Dan Pengaruhnya Terhadap Tubuh Manusia. FMIPA. Universitas Negeri Yogyakarta.

Tuasikal A. 2011. Hukum Vaksinasi dari Enzim Babi. rumaysho.com /2025-hukum-vaksinasi-dari-enzim-babi.html

Yuwono D. 1995. Perkembangan Baru Dalam Tekhnologi Vaksin Virus. Media LitbangKes. Vol 5 no 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.33477/bs.v6i1.135

Refbacks

  • There are currently no refbacks.