ANALISIS KESESUAIAN LAHAN DAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI PERAIRAN BAUBAU

Jamilah Jamilah

Abstract


Pada saat ini, peningkatan budidaya Rumput laut di perairan Bau-bau mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1). Tingkat kesesuaian lahan dan Daya Dukung Lingkungan untuk pengembangan budidaya rumpul laut di perairan kota Baubau, Sulawesi Tenggara (2). Fluktuasi kesesuaian dan daya dukung lingkungan untuk pengembangan budidaya rumput laut berdasarkan perubahan parameter lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian eksploratif dengan menggunakan metode survey dan pengukuran langsung di lapangan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif yang dilaporkan dalam bentuk Tabel dan Gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melalui analisis kesesuaian lahan dan daya dukung lahan, perairan Kota Bau Bau sesuai untuk budi daya rumput laut 196,63 Ha dengan kapasitas lahan tersedia adalah 152,30 Ha. Estimasi unit media budi daya untuk budi daya rumput laut sebanyak 524 unit dengan prakiraan produksi berkisar antara 943,82 – 1415,74 ton/tahun.

Kata Kunci: Kesesuaian Lahan, Daya Dukung, Rumput Laut, Perairan.

References


Anggoro. S. 2004. Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Daerah, MSDP. UNDIP, Semarang. Semarang.

Agusta. C. Paulus. 2012. Model Pengembangan Minapolitan Berbasis Budidaya Laut di Kab. Kupang. Desertasi. IPB. Bogor

Basmi,J. 1999. Ekosistem Perairan : Habit dan Biota. Fakultas Perikanan dan lmu Kelautan. Instistut Pertanian Bogor. Bogor.

Departemen Kelautan dan Perikanan. 2002. Modul Sosialisasi dan Orientasi Penataan Ruang, Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Ditjen Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Direktorat Tata Ruang Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Jakarta.

Ghufron. M. H. Kordi. 2010. Marikultur Prinsip dan Praktek Budidaya Laut. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Herfinalis. 2008. Padatan tersuspensi total di Pulau Kabaena, Muna dan Buton. Pusat Penelitian Oseanografi, Bidang dinamika laut. LIPI.

Hutagalung H. P. dan A. Rozak. 1997. Penetuan Kadar Nitrat. Metode Analisi Air Laut, Sedimen dan Biota. H. P Hutagalung, D. Setiapermana dan S.H. Riyono (Editor). Pusat Penelitian dan Pengembangan Oceanologi. LIPI. Jakarta.

Nontji, A. 2005. Laut Nusantara. Edisi revisi. Penerbit Djambatan. Jakarta.

Sudjiharno., M.Meiyana., dan S. Akbar. (2001). Pemanfaatan Teknologi Rumput Laut dalam Rangka Intensifikasi Pembudidayaan. Bulletin Budidaya Laut. DKP. Balai Budidaya Laut. Lampung.

Supriharyono. (2004). Pengelolaan ekosistem terumbu karang. Djambatan. Surakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33477/bs.v2i1.148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.