Evaluasi dan Uji Daya Hambat Sabun Kertas Ekstrak Daun Mangga (Mangifera Indica L) Terhadap Pseudomonas Aeruginosa dan Candida Albican

Penulis

  • Arni Twelviyani Poltekkes Kemenkes Malang
  • Muhammad Hasan Wattiheluw Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.33477/bs.v14i2.9316

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai dan menguji formulasi sabun kertas yang mengandung ekstrak daun mangga (Mangifera Indica L.) untuk menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas Aeruginosa dan jamur Candida Albicans. Daun mangga diketahui memiliki koneksi aktif yang mungkin sebagai antiseptik. Dalam penelitian ini, ekstrak mangga diformulasikan dengan variasi konsentrasi sabun kertas. Penilaian sabun kertas meliputi pengujian jenis organoleptik, nilai pH, tinggi busa, dan kadar air. Uji penghambatan dilakukan dengan metode difusi sumuran. Diameter zona penghambatan yang terbentuk di sekitar sumuran diukur setelah inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi ekstrak daun mangga memiliki sifat fisik yang sangat baik dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit pada konsentrasi dan formulasi tertentu. Tes penghambatan menunjukkan bahwa sabun dari ekstrak daun mangga tidak efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas Aeruginosa dan dapat menghambat pada jamur Candida Albicans  dengan peningkatan zona penghambatan serta peningkatan konsentrasi ekstrak dengan kategori lemah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sabun kertas ekstrak daun mangga tidak dapat menjadi sabun antiseptik pada bakteri Pseudomonas Aeruginosa dan dapat menjadi antiseptik pada jamur Candida Albicans . Sabun ini dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai antiseptik alami yang efektif.

Diterbitkan

2025-05-11