KONSEP HIDAYAH DALAM AL-QUR’AN

Rustina N

Abstract


Kata hidayah dalam al-Qur’an tidak ditemukan dalam bentuk kata ةيادهلا (alhidayah)

secara eksplisit, melainkan hanya dalam bentuk kata yang memiliki akar
kata yang sama, yaitu sebanyak 293 kata dengan seluruh derivasinya. Secara bahasa,
hidayah berarti petunjuk atau bimbingan dari Tuhan. Adapun secara terminologi
berarti penjelasan dan petujuk jalan yang akan menyampaikan seseorang kepada
tujuan sehingga meraih kemenangan di sisi Allah.
Klasifikasi hidayah dalam Alquran terdiri atas empat macam, yaitu a. Hidayah
i’tiqadiyah, yaitu petunjuk terkait keyakinan hidup, b. Hidayah thariqiyah, yaitu
petunjuk terkait jalan hidup, c. Hidayah ‘amaliyah, yaitu petunjuk terkait aktivitas
hidup, d. Hidayah Fitriyah (Fitrah).
Hidayah keagamaan terbagi atas dua. Pertama, hidayah atau petunjuk dalam
arti menyampaikan kepada pihak lain ajaran-ajaran agama dan atau memberi contoh
penerapannya. Ini adalah “hidayah irsyad”. Hidayah semacam ini dilakukan oleh
Allah dan dapat juga dilakukan oleh manusia. Kedua, hidayah atau petunjuk
keagamaan serta pemberian kemampuan untuk melaksanakan isi petunjuk itu.
Hidayah itu adalah “hidayah taufik’. Ia tidak dapat dilakukan kecuali oleh Allah Swt.
Beberapa usaha manusia untuk memperoleh hidayah menurut Alquran, yaitu
bertauhid, taubat, belajar agama, mengerjakan apa yang diperintahkan Allah dan
menjauhi apa yang dilarangNya, membaca Alquran, memahami dan
mengamalkannya, berpegang teguh kepada agama Allah, mengerjakan shalat, dan
berkumpul dengan orang shaleh. Seseorang tidak mendapatkan hidayah karena
melakukan berbagai perbuatan buruk dan kezaliman.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.