THE Anthropological and Philosophical Approaches to Language in Local Culture-Based Arabic Language Learning in Indonesia
Keywords:
Pembelajaran Bahasa Arab, CHCAL, Budaya Lokal, Hermeneutika, Antropologi LinguistikAbstract
Pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia seringkali terjebak dalam paradigma strukturalis-tekstualis yang mengakibatkan linguistic alienation (alienasi linguistik) pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan kerangka operasional model pembelajaran yang mengintegrasikan antropologi linguistik, filsafat bahasa, dan hermeneutika filosofis melalui model Cultural Hermeneutic Cycle for Arabic Learning (CHCAL). Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis teoretis-deskriptif, model ini menawarkan empat fase utama: contextual anchoring, pragmatic deconstruction, hermeneutic bridging, dan cultural production. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi CHCAL mampu menjembatani kesenjangan antara teks Arab yang sakral dengan realitas budaya lokal, sehingga bahasa Arab tidak lagi dipandang sebagai beban akademis melainkan sebagai sumber daya komunikatif yang bermakna dan transformatif dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia.