Kepemimpinan Kepala Sekolah Sebagai Pengembang Kurikulum Merdeka Belajar (Studi Kasus di SMP Muhammadiyah Ambon)
DOI:
https://doi.org/10.33477/eureka.v4i1.12982Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah Ambon dengan fokus pada tiga aspek utama: pelaksanaan kurikulum, peran kepemimpinan kepala sekolah, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research), dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan (kepala sekolah, tim kurikulum, dan guru), serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan sejak tahun ajaran 2022/2023 dengan penekanan pada pembelajaran berbasis projek dan penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kepala sekolah berperan strategis sebagai evaluator melalui monitoring semesteran, supervisor dengan penilaian tahunan terhadap strategi pembelajaran, serta fasilitator dalam penyediaan sarana prasarana dan peningkatan kompetensi guru. Faktor pendukung utama meliputi ketersediaan fasilitas yang memadai, kompetensi guru, dan kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Sementara itu, tantangan utama berasal dari keterbatasan sarana prasarana, variasi kemampuan guru, serta kebutuhan peningkatan kolaborasi antara kepala sekolah dan guru dalam pengembangan kurikulum. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Kepala Muhamadiyah Ambon, Kurikulum Merdeka
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (eg, post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (eg, in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citations of published work (See The Effects of Open Access).



