PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PEKERJA DALAM SISTEM PENGUPAHAN PADA PT. SMAGLOBAL FOOD

Authors

  • Wahyuni Kaimuddin IAIN Ambon
  • Tuti Haryanti
  • M. Saleh Suat

Keywords:

Hak pekerja; sistem pengupahan; ketenagakerjaan.

Abstract

ABSTRAK

Sistem pengupahan merupakan bagian terpenting dari perlindungan terhadap hak-hak pekerja yang mewajibkan setiap perusahaan untuk memberikan upah. PT. Smaglobal Food sebagai wadah yang memberikan lapangan pekerjaan harus memberikan upah sesuai dengan ketentuan Undang-undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjan, namun faktanya hak hak pekerja belum terpenuhi. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan sebuah penelitian dengan tujuan untuk mengetahui sistem pengupahan dan upaya dalam menjamin perlindungan hukum hak pekerja pada PT. Smaglobal Food.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, cara memaparkan informasi-informasi yang diperoleh dari narasumber dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pembagian upah dilakukan setiap dua minggu sekali sesuai berdasarkan kesepakatan awal yang berbentuk lisan dengan pihak Perusahaan. Para pekerja seringkali melakukan pekerjaan tambahan yang tidak sesuai dengan tugas pokoknya bahkan diluar jam kerja. Namun pihak perusahaan tidak membayarkan upah lembur sehingga hak pekerja belum terpenuhi. Hal ini disebabkan karena tidak ada perjanjian kerja antar pekerja dengan pihak perusahaan.  Oleh karena itu, diharapkan pihak Perusahaan beriktikad baik dalam memenuhi hak pekerja serta dapat membuat perjanjian kerja dengan pekerja dalam bentuk tertulis sebagai upaya dalam menjamin perlindungan hukum hak pekerja.

Artikel 3

Downloads

Published

2024-11-27

How to Cite

Wahyuni Kaimuddin, Tuti Haryanti, & M. Saleh Suat. (2024). PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PEKERJA DALAM SISTEM PENGUPAHAN PADA PT. SMAGLOBAL FOOD. Syaddudz Dzari’ah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(1), 26–38. Retrieved from https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/JHES/article/view/9290