MBG dan Ilusi Kesejahteraan Anak: Analisis Psikologi Perkembangan dan Psikobiologi Stres pada Kasus Bunuh Diri Anak Usia Sekolah Dasar

Authors

  • Irwan Ledang PGMI, UIN A.M. Sangadji Ambon
  • Siti Mutiaraningsih Asshagab Tadris IPA UIN A.M. Sangadji Ambon

DOI:

https://doi.org/10.33477/al-alam.v5i1.14165

Keywords:

psikobiologi

Abstract

Tragedi bunuh diri seorang siswa sekolah dasar kelas IV di Nusa Tenggara Timur yang dipicu oleh ketidakmampuan menyediakan uang sebesar Rp10.000 untuk membeli buku sekolah menyingkap persoalan mendasar dalam pemahaman kesejahteraan anak di Indonesia. Peristiwa ini terjadi di tengah implementasi Program Makan Bergizi (MBG) yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan biologis anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus tersebut menggunakan pendekatan psikologi perkembangan dan psikobiologi stres untuk mengkritisi keterbatasan paradigma kebijakan kesejahteraan anak yang bersifat reduksionistik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus konseptual dan kajian literatur interdisipliner. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres ekonomi kronis berdampak signifikan terhadap regulasi emosi, fungsi kognitif, dan perkembangan neurobiologis anak, khususnya melalui aktivasi sumbu hipotalamus pituitary adrenal (HPA axis). Temuan ini menegaskan bahwa pemenuhan gizi tanpa intervensi psikososial dan penguatan ekonomi keluarga berpotensi menciptakan ilusi kesejahteraan. Penelitian ini merekomendasikan pergeseran kebijakan kesejahteraan anak menuju pendekatan biopsikososial yang terintegrasi antara gizi, kesehatan mental, dan kesejahteraan keluarga.

Published

2026-01-31

How to Cite

Ledang, I., & Asshagab, S. M. (2026). MBG dan Ilusi Kesejahteraan Anak: Analisis Psikologi Perkembangan dan Psikobiologi Stres pada Kasus Bunuh Diri Anak Usia Sekolah Dasar. Al-Alam: Islamic Natural Science Education Journal, 5(1). https://doi.org/10.33477/al-alam.v5i1.14165