PENGUATAN LITERASI MEDIA DAN BAHASA MELALUI EDUKASI JURNALISTIK DI SEKILAH
DOI:
https://doi.org/10.33477/jpb.v2i1.11525Keywords:
Edukasi jurnalistik, Literasi bahasa, Literasi media sekolahAbstract
Abstrak
Dalam era digital saat ini, kemampuan literasi media dan bahasa menjadi keterampilan esensial bagi pelajar dalam menghadapi arus informasi yang masif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana edukasi jurnalistik di sekolah dapat memperkuat literasi media dan bahasa siswa secara terpadu. Melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka, artikel ini menyoroti pentingnya kegiatan jurnalistik sebagai ruang belajar kontekstual bagi siswa dalam mengasah keterampilan berpikir kritis, menulis informatif, serta memilah informasi yang kredibel. Literasi media membantu siswa memahami bias, framing, dan kredibilitas sumber berita, sedangkan literasi bahasa mendukung kemampuan menyampaikan pesan secara efektif dan bertanggung jawab. Pelatihan jurnalistik yang terintegrasi dalam kurikulum atau ekstrakurikuler terbukti mampu menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap media serta meningkatkan kemampuan komunikasi tertulis dan lisan. Oleh karena itu, penguatan literasi media dan bahasa melalui edukasi jurnalistik bukan hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi individu, tetapi juga kontribusi terhadap terbentuknya generasi yang lebih cakap, reflektif, dan tanggap terhadap isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurrahma S.Pd., M.Pd, Muh. Syukri Gaffar, Khusnul Khatima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






