Tindak Tutur Imperatif Guru dan Siswa di SMP Negeri 48 Maluku Tengah

Authors

  • Silvia Mustafa Ambon
  • Aria Bayu Setiaji UIN Ambon
  • Israwati Amir

DOI:

https://doi.org/10.33477/jpb.v1i2.12848

Keywords:

tindak tutur, imperatif, deklaratif

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana bentuk tindak tutur imperatif dalam tuturan deklaratif antara guru dan siswa di SMP Negeri 48 Maluku Tengah dan bagaimana bentuk tindak tutur imperatif dalam tuturan interogatif antara guru dan siswa di SMP Negeri 48 Maluku Tengah. Metode yang digunakan, yaitu metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data lisan dari tuturan guru dan siswa dalam proses interaksi belajar mengajar. Sumber data, yakni guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat untuk memperoleh data. analisis data yang digunakan berupa penyajian data, reduksi data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk tindak tutur imperatif dalam tuturan guru dan siswa secara gramatikal berbentuk pernyataan atau berisi fakta sebenarnya mengandung suruhan (13), ajakan (14), permohonan(11), silakan (10), dan larangan (10) guru bisa menggunakan deklaratif untuk menyampaikam perintah secara tidak langsung. Bentuk tindak tutur imperatif tuturan interogatif antara guru dan siswa dapat muncul dalam berbagai bentuk, meskipun secara umum imperatif berarti perintah (10), ajakan (10), permohonan (11), silakan (10), dan larangan (10). Dalam konteks pertanyaan (interogatif), imperatif bisa tersirat atau diekspresikan secara halus

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Mustafa, S., Setiaji, A. B., & Amir, I. (2025). Tindak Tutur Imperatif Guru dan Siswa di SMP Negeri 48 Maluku Tengah. Leksikal: Jurnal Pengajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 106–124. https://doi.org/10.33477/jpb.v1i2.12848