KONFLIK BATIN TOKOH REZ DALAM CERPEN “TENANG, PELAN, DAN … MENGERIKAN” KARYA BENNY ARNAS: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA
DOI:
https://doi.org/10.33477/jpb.v2i1.14863Keywords:
konflik batin, psikologi sastra, tokoh Rez, cerpen, Benny ArnasAbstract
Abstrak
Cerpen “Tenang, Pelan, dan … Mengerikan” karya Benny Arnas menggambarkan konflik batin yang dialami tokoh utama, Rez, dalam relasinya dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk konflik batin, faktor penyebab, dan proses penyelesaiannya melalui kajian psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa kata, frasa, kalimat dialog, monolog, dan narasi yang menunjukkan konflik batin tokoh Rez. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rez mengalami lima bentuk konflik batin, yaitu kemarahan, penyangkalan diri, kecemasan, rasa bersalah, dan penyesalan. Konflik tersebut dipengaruhi oleh kesibukan pekerjaan, kurangnya kepekaan emosional terhadap kebutuhan psikologis ibu, konflik keluarga, serta persepsi yang keliru mengenai makna keberbakian kepada orang tua. Penyelesaian konflik berlangsung melalui proses kesadaran diri, introspeksi, dan penyesalan yang mengantarkan tokoh pada pemahaman bahwa bakti kepada orang tua tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga melalui perhatian, empati, dan kedekatan emosional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dina Aprilia, Teguh Supriyanto, Tommi Yuniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






